Kamis, 24 April 2014

Spotlight Photography

      Fotografi light painting adalah salah satu teknik fotografi yang indah dan unik. Teknik tersebut dilakukan dengan mengatur shutter speed yang ada dalam kamera. Dalam fotografi light painting, kita membuka shutter dalam waktu yang cukup lama (long exposure), memotretnya pun dilakukan dalam kegelapan dan mengarahkan sumber cahaya terarah (misal : lampu senter) pada beberapa titik obyek foto dalam rentang sepanjang shutter terbuka.
lightpainting
Kita menggunakan sumber cahaya terarah tersebut sebagai kuas layaknya membuat sebuah lukisan. Kemudian, kita menerangi beberapa area atau titik pada obyek sehingga hanya hanya daerah yang diterangi tersebut yang terekam dalam foto.

Sabtu, 19 April 2014

Macam-Macam Port

Macam-Macam Port

Beberapa Port diantaranya :

• Port 80, Web Server
Port ini biasanya digunakan untuk web server, jadi ketika user mengetikan alamat IP atau hostname di web broeser maka web browser akan melihat IP tsb pada port 80,

• Port 81, Web Server Alternatif
ketika port 80 diblok maka port 81 akan digunakan sebagai port altenatif hosting website

• Port 21, FTP Server
Ketika seseorang mengakses FTP server, maka ftp client secara default akan melakukan koneksi melalui port 21 dengan ftp server

• Port 22, SSH Secure Shell
Port ini digunakan untuk port SSH

• Port 23, Telnet
Jika anda menjalankan server telnet maka port ini digunakan client telnet untuk hubungan dengan server telnet

• Port 25, SMTP(Simple Mail Transport Protokol)
Ketika seseorang mengirim email ke server SMTP anda, maka port yg digunakan adalah port 25

• Port 2525 SMTP Alternate Server
Port 2525 adalah port alternatifi aktif dari TZO untuk menservice forwarding email. Port ini bukan standard port, namun dapat diguunakan apabila port smtp terkena blok.

• Port 110, POP Server
Jika anda menggunakan Mail server, user jika log ke dalam mesin tersebut via POP3 (Post Office Protokol) atau IMAP4 (Internet Message Access Protocol) untuk menerima emailnya, POP3 merupakan protokol untuk mengakses mail box

• Port 119, News (NNTP) Server

• Port 3389, Remote Desktop
Port ini adalah untuk remote desktop di WinXP

• Port 389, LDAP Server
LDAP Directory Access Protocol menjadi populer untuk mengakses Direktori, atau Nama, Telepon, Alamat direktori. Contoh untuk LDAP: / / LDAP.Bigfoot.Com adalaha LDAP directory server.

• Port 143, IMAP4 Server
IMAP4 atau Pesan Akses Internet Protocol semakin populer dan digunakan untuk mengambil Internet Mail dari server jauh.Disk lebih intensif, karena semua pesan yang disimpan di server, namun memungkinkan untuk mudah online, offline dan diputuskan digunakan.

• Port 443, Secure Sockets Layer (SSL) Server
Ketika Anda menjalankan server yang aman, SSL Klien ingin melakukan koneksi ke server Anda Aman akan menyambung pada port

• 443. This port needs to be open to run your own Secure Transaction server.
Port 445, SMB over IP, File Sharing
Kelemahan windows yg membuka port ini. biasanya port ini digunakan sebagai port file sharing termasuk printer sharing, port inin mudah dimasukin virus atau worm dan sebangsanya

• Ports 1503 and 1720 Microsoft NetMeeting and VOIP
MS NetMeeting dan VOIP memungkinkan Anda untuk meng-host Internet panggilan video atau lainnya dengan.

• Port 5631, PCAnywhere

• Port 5900, Virtual Network Computing (VNC)

Bila Anda menjalankan VNC server remote kontrol ke PC Anda, menggunakan port 5900. VNC berguna jika anda ingin mengontrol remote server.

• Port 111, Portmap

• Port 3306, Mysql

• Port 981/TCP

Protokol Jaringan

Protokol Jaringan

Masing – masing protokol melakukan komunikasi dengan protokol pada layer yang sama, sedangkan untuk proses komunikasi dari satu host dengan host lainnya harus melalui meknisme enkapsulasi dan dekapsulasi.

Khusus jaringan berbasis protokol TCP / IP :
HTTP
FTP
SMTP
DNS
TELNET
HTTPS

1. HTTP ( Hyper Text Transfer Protocol )

     HTTP adalah Protokol utama yang digunakan untuk mengakses data melalui Word Wide Web (WWW). Protokol ini digunakan untuk mentransfer data dalam format plain text, hypertext, audio, dan video. Namun HTTP hanya lebih cocok untuk menampilkan “Text” karena jika diberi video atau audio harus membutuhkan plug in untuk menjalankannya.

Cara kerja HTTP :

- Harus ada sisi yang merequest terlebih dahulu
- Terdapat 2 message dari HTTP yaitu Request Message dan Response Message


REQUEST MESSAGE

Request Message terdiri dari Request Line, Header dan Body. 3 komponen Request Line :
Request Type ( Method )
Resource ( URL )
Versi HTTP

a. Request Type ( method )

Request Type adalah bagian dari request line yang dapat didefinisikan dalam beberapa bagian message yang disebut dengan request method. Beberapa contoh request method:

- GET
- HEAD
- POST
- PUT
- PATCH
- COPY
- MOVE
- DELETE
- LINK
- UNLINK
- OPTION


b. Uniform Resource Locator ( URL ) adalah informasi alamat dimana sebuah dokumen bisa diakses dalam halaman web.

Contoh : 


Kelebihan dari Port 80 : tanpa diketik masih bisa diakses, karena port standart HTTP adalah :80


RESPONSE MESSAGE

Response Message adalah tanggapan yang diberikan oleh server yang terdiri dari link status, header dan body.



Status line terdiri dari HTTP version, status code dan status phrase.

2. FTP ( File Transfer Protocol)

FTP adalah protokol standart yang disediakan oleh TCP / IP sebagai protokol untuk copy file dari satu host ke host lain. Sebelum host bisa melakukan proses copy file, terlebih dahulu harus membentuk hubungan komunikasi. FTP hubungan koneksi terdiri dari 2 hubungan yang berfungsi untuk transfer data dan kontrol.

Port yang digunakan di FTP => 21 ( sebagai kontrol koneksi )

22 ( sebagai transfer data )

Contoh aplikasi FTP adalah FTP Transport



3. SMTP ( Simple Mail Transfer Protocol )

SMTP adalah protokol yang dapat dipergunakan untuk mengirim e-mail ke suatu tujuan yang sudah ditentukan. Salah satu layanan jaringan adalah e-mail.

Kelebihan :

- Satu pesan bisa dikirim ke banyak penerima (broadcast)

- Pesan yang dikirim bisa support dengan teks, audio, video, grafik

- Pengiriman e-mail bisa kekluar dari jaringan aslinya

Perbedaan pengiriman e-mail :




4. DNS ( Domain Name System )

DNS adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain bentuk basis data tersebut di dalam jaringan komputer , misalnya internet.

Contoh :

Untuk mengetahui ip google , Ketik : https://who.is/whois/www.google.com/

5. TELNET

TELNET adalah protokol yang digunakan untuk melakukan remote access, dengan mengakses suatu “machine” dari jarak jauh. Telnet memiliki session yang dapat dibuat dan diakhiri. Telnet bekerja seakan – akan komputer lain dikendalikan dengan monitor dan keyword yang kita miliki.

Keterbatasan:

- Adanya sistem pembagian session
- Tidak mensupport enskripsi pada transport data

Kelebihan :

- Adanya autentifikasi dari user (hanya bisa diakses oleh orang tertentu)

Membuat Kabel LAN

Membuat Kabel LAN

Untuk merakit sebuah kabel LAN, kita harus mengetahui terlebih dahulu 2 jenis pemasangan kabel LAN, yakni:
1. STRAIGHT
2. CROSS OVER


1. STRAIGHT
Kabel Straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya. Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda.
Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :

- Menghubungkan antara computer dengan switch
- Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
- Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
- Menghubungkan switch ke router
- Menghubungkan hub ke router

Urutan penyusunan kabel jenis STRAIGHT :




2. CROSS OVER

Kabel Cross Over merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung dua. Kabel cross over digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama.
Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut :

Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
Menghubungkan 2 buah switch
Menghubungkan 2 buah hub
Menghubungkan switch dengan hub
Menghubungkan komputer dengan router

Urutan penyusunan kabel jenis CROSS OVER :




*nb : cara membacanya dari kiri ke kanan ( penjepit konektor RJ-45 berada dibawah )


Alat & Bahan :


1. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)

Kabel UTP adalah sebuah jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar tembaga yang tidak dilengkapi dengan shield internal. Kabel UTP sering digunakan dalam jaringan LAN. Panjang max kabel 100 meter.



2. Konektor RJ-45
Konektor RJ-45 merupakan konektor kabel Ethernet yang biasa digunakan dalam topologi jaringan komputer LAN maupun jaringan komputer tipe lainnya.



3. Cutter Cable
Cutter Kabel ini berfungsi untuk memudahkan kita dalam memotong atau mebuka kulit kabel yang kita inginkan.



4. Tang Crimping
Tang Crimping adalah sebuah alat yang berfungsi untuk memotong dan mengupas kabel UTP juga berfungsi untuk mengunci Rj 45 yang sudah terpasang dengan kabel UTP.



5. Kabel Tester
Kabel Tester berfungsi untuk mengecek kabel LAN yang telah kita buat, apakah kabel tersebut sudah benar terpasang atau tidak. Dengan alat ini kita akan bisa mengetahui hasilnya.



Langkah - Langkah :

1. Kupas kulit kabel LAN menggunakan cutter kabel.



2. Urutkan dan rapikan posisi susunan warna kabel sesuai dengan aturan Straight / Cross Over.



3. Tancapkan kabel yg telah disusun dan dirapikan pada konektor RJ-45.



4. Press konektor yg telah ditancapi kabel menggunakan tang Crimping.



5. Lakukan langkah 1-4 pada ujung kabel lainnya.

6. Silahkan test kabel yg telah anda buat menggunakan Kabel tester. Perhatikan dan pastikan lampu pada kabel tester telah menyala sesuai dengan aturan straight / cross over.



Apabila ada lampu yg tidak menyala atau tidak sesuai, ulangi lagi langkah 1-6. Apabila sebaliknya, berarti selamat, kabel anda telah jadi dan siap digunakan.

MEDIA TRANSMISI JARINGAN

MEDIA TRANSMISI JARINGAN

1.        Kabel Koaksial


Kabel Koaksial adalah kabel yang memiliki dua buah konduktor, konduktor yang pertama copper ditengahnya( pusat inti ) terbuat dari tembaga yang keras yang dilapisi dengan isolator, konduktor yang kedua melingkar di luar isolator pertama dan tertutup dengan insulator luar. Karena point to point, jenis kabel ini biasanya digunakan untuk topologi Bus.
Jenis kabel koaksial :
a.       - 50 Ohm
Untuk transmisi digital & kabel yg digunakan dalam jaringan komputer.
b.      - 70 Ohm
Untuk transmisi analog.

2.        Kabel UTP


Sebuah jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar tembaga yang tidak dilengkapi shield internal. Sering digunakan dalam jaringan LAN. Panjang kabel max. 100 meter.
Cara Pemasangan kabel UTP :
Memasangnya dari kiri ke kanan. Terdapat 2 jenis pemasangan, yakni :
- Straight ( membutuhkan hub untuk koneksi antar komputer )
- Crossover ( tidak membutuhkan hub dan bisa langsung koneksi antar komputer)

3.       Kabel Fiber Optic


Berdasarkan karakteristiknya dibagi menjadi 2 yakni :
1. Single Mode
Tipe ini digunakan untuk telepon (voice) atau sambungan internet. Jika ingin menggunakan sambungan internet maka pelanggan harus memiliki sambungan telepon rumah.
2. Multiple Mode
            Tipe ini sama dengan Single Mode, perbedaannya jika kita ingin menggunakan sambungan internet maka pelanggan tidak perlu memiliki sambungan telepon rumah.
Struktur kabel FO :
- Jaket
- Cladding ( Lapisan Isolator )
- Core ( Fiber )
Kelebihan dari kabel FO :
- Kecepatan bisa mencapai 2 Gbps
- Bentuk lebih kecil dan ringan
- Isolasi terhadap pengaruh gelombang elektromagnetik dari luar

- Jarak antar repeater lebih jauh ( 100 kilo meter )

PROTOKOL DATALINK LAYER

PROTOKOL DATALINK LAYER

 Datalink Layer
Lapisan data-link (data link layer) adalah lapisan kedua dari bawah dalam model OSI, yang dapat melakukan konversi frame-frame jaringan yang berisi data yang dikirimkan menjadi bit-bit mentah agar dapat diproses oleh lapisan fisik. Lapisan ini merupakan lapisan yang akan melakukan transmisi data antara perangkat-perangkat jaringan yang saling berdekatan di dalam sebuah wide area network (WAN), atau antara node di dalam sebuah segmen local area network (LAN) yang sama. Lapisan ini bertanggungjawab dalam membuat frame, flow control, koreksi kesalahan dan pentransmisian ulang terhadap frame yang dianggap gagal. MAC address juga diimplementasikan di dalam lapisan ini. Selain itu, beberapa perangkat seperti Network Interface Card (NIC), switch layer 2 serta bridge jaringan juga beroperasi di sini.
Lapisan data-link menawarkan layanan pentransferan data melalui saluran fisik. Pentransferan data tersebut mungkin dapat diandalkan atau tidak: beberapa protokol lapisan data-link tidak mengimplementasikan fungsi Acknowledgment untuk sebuah frame yang sukses diterima, dan beberapa protokol bahkan tidak memiliki fitur pengecekan kesalahan transmisi (dengan menggunakan checksumming). Pada kasus-kasus tersebut, fitur-fitur acknowledgment dan pendeteksian kesalahan harus diimplementasikan pada lapisan yang lebih tinggi, seperti halnya protokol Transmission Control Protocol (TCP) (lapisan transport).
FUNGSI DATA LAYER
-  Penyediaan interface layanan yang baik bagi network layer
-  Penentuan pengelompokkan bit dari phisichal layer ke dalam frame
-  Mengurusi masalah error transmisi
-  Pengaturan aliran frame pada penerima yang lambat dan pengirim yang cepat

Framming

Framming adalah mengenali awal / akhir frame kendali aliran yaitu dengan mengatur aliran frame sehingga berjalan dengan lancar karena disesuaikan dengan kemampuan penerima.

Reliable Delivery

Layer ini mengatur jalannya aliran data yaitu agar kecepatan data jangan melebihi kemampuan penerima
Teknik pengendali aliran data :
a. Stop and Wait
            Cara kerja Stop and Wait adalah menyelesaikan pengiriman yang awal dahulu, jika sudah selesai baru bisa melanjutkan ke pengiriman berikutnya. Penerima memberitahukan bahwa data siap diterima, maka pengirim bisa mengirimkan frame. Sebelum pengirim dapat mengirimkan frame selanjutnya penerima harus memberitahukan kesediaannya menerima data.

b. Sliding Window
Cara kerja Sliding Window adalah meyelesaikan pengiriman secara acak, tanpa menunggu proses pengiriman yang awal. Pengiriman multiple frame per satu – satu satuan waktu dan tiap frame yang dikirim diberi nomer.

Flow Control

                Flow Control berfungsi sebagaip engelola administrasi dari sebuah saluran atau jaringan. Misalnya pelayanan koneksi, pembebasan pemberian nomor urut. Sebelum pengiriman dilakukan penerima harus siap untuk menerima data
- Tahapan yang harus dilalui yaitu:
a. Tahap Inisialisasi ( Link Set Up)

b. Tahap Pemutusan Hubungan ( Link Disconnected)

Kamis, 20 Maret 2014

Jaringan Komputer

Jaringan merupakan suatu sistem yang terdiri dua komputer atau lebih dan perangkat lainnya yang dapat digunakan untuk memudahkan komunikasi dan akses informasi dari berbagai tempat antar komputer yang satu dengan komputer yang lain.

Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan jangkauan :
1. LAN ( Local Area Network)
Local Area Network sering kita jumpai diperkantoran, kampus, maupun warnet. Jaringan ini dapat menghubungkan lebih dari 2 komputer di ruangan jarak dekat (terbatas) hingga beberapa KM saja. Jaringan ini biasanya terdiri dari komputer, printer, dan perangkat lainnya.

2. MAN (Metropolitan Area Network)
Sesuai dengan namanya maka jenis jaringan ini memberikan layanan hingga wilayah yang luas dan kemampuan transfer datapun berkecepatan sangat tinggi. Wilayah yang dapat menjadi cakupannya berkisar hingga 50 KM. MAN ini merupakan rangkaian LAN yang berukuran dan berjarak lebih besar.

3. WAN (Wide Area Network)
Jenis jaringan ini memberikan layanan lebih luas lagi dibanding MAN yaitu dapat menghubungkan suatu wilayah bahkan negara lain. WAN pada dasarnya merupakan kumpulan beberapa LAN yang ada di beberapa lokasi sehingga dibutuhkan sebuah device untuk menghubungkannya dan device itu kita sebut router.

Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan fungsinya :
1. Client - Server
Merupakan jaringan komputer yang dikhususkan sebagai client dan server, layanan ini bisa diberikan oleh 1 atau lebih komputer.

2. Peer-to-Peer
Merupakan jaringan komputer yang setiap host nya dapat menjadi sebuah server atau menjadi client secara bersamaan.

Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan topologi :
1. Topologi Bus


Jenis topologi bus ini menggunakan kabel tunggal, seluruh komputer saling berhubungan secara langsung hanya menggunakan satu kabel saja. Kabel yang menghubungkan jaringan ini adalah kabel koaksial dan dilekatkan menggunakan T-Connector. Untuk memaksimalkan penggunaan jaringan ini sebaiknya menggunakan kabel Fiber Optic karena kestabilan resistensi sehingga dapat mengirimkan data lebih baik.

Kelebihan Topologi Bus :
1. Mudah untuk dikembangkan
2. Tidak memerlukan kabel yang banyak
3. Hemat biaya pemasangan

Kelemahan topologi bus :
1. Tidak stabil, jika salah satu komputer terganggu maka jaringan akan terganggu
2. Tingkat deteksi kesalahan sangat kecil
3. Sulit mencari gangguan pada jaringan
3. Tingkat lalu lintas tinggi / sering terjadi antrian data
4. Untuk jarak jauh diperlukan repeater

2. Topologi Star


Pada topologi jenis star ini, setiap komputer langsung dihubungkan menggunakan Hub, dimana fungsi dari Hub ini adalah sebagai pengatur lalu lintas seluruh komputer yang terhubung. Karena menggunakan proses pengiriman dan penerimaan informasi secara langsung inilah yang menyebabkan biaya pemasangannya juga tinggi.

Kelebihan :
1. Deteksi kesalahan mudah dilakukan
2. Perubahan stasiun mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
3. Mudah melakukan control
4. Tingkat keamanan tinggi
5. Paling fleksibel

Kekurangan :
1. Menggunakan banyak kabel
2. Ada kemungkinan akan terjadi tabrakan data sehingga dapat menyebabkan jaringan lambat
3. Jaringan sangat tergantung kepada terminal pusat
4. Jaingan memakan biaya tinggi
5. Jika titik komputer pusat terjadi gangguan maka terganggu pula seluruh jaringan

3.Topologi Ring


Jenis topologi ring ini, seluruh komputer dihubungkan menjadi satu membentuk lingkaran (ring) yang tertutup dan dibantu oleh Token, Token berisi informasi yang berasal dari komputer sumber yang akan memeriksa apakah informasi tersebut digunakan oleh titik yang bersangkutan, jika ada maka token akan memberikan data yang diminta oleh titik jaringan dan menuju ke titik berikutnya. seluruh komputer akan menerima setiap signal informasi yang mengalir, informasi akan diterima jika memang sudah sesuai dengan alamat yang dituju, dan signal informasi akan diabaikan jika bukan merupakan alamatnya sendiri. Dengan kata lain proses ini akan berlanjut terus hingga sinyal data diterima ditujuan.

Kelebihan :
1. Tidak menggunakan banyak kabel
2. Tingkat kerumitan pemasangan rendah
3. Mudah instalasi
4. Tidak akan terjadi tabrak data
5. Mudah dirancang

Kekurangan :
1. peka kesalahan jaringan
2. Sulit untuk dikembangkan
3. Jika salah satu titik jaringan terganggu maka seluruh komunikasi data dapat terganggu